KNPI Aceh Pecah, Jamaludin Diundang Calonkan Diri pada Musdalub

Carateker Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Aceh membantah ingin merebut kekuasaan dari KNPI Aceh periode 2013-2017  yang diketuai Jamaluddin.

Hal demikian diungkapkan Sekretaris Carateker DPD KNPI Aceh Hendra Budian didampingi Ketua Zikrullah Ibna pada konferensi pers, Rabu (13/01).

Hendra mengatakan dengan adanya mandat sebagai carateker dari pengurus DPP KNPI pimpinan Fahd el-Fouz A. Rafiq maka pihaknya menyatakan ketua KNPI Aceh dibawah kepemimpinan Jamaludin sudah demisioner. Meski demikian Hendra juga membantah adanya dualisme di KNPI Aceh.

Hendra mengatakan pihaknya akan segera melaksanakan Musda Luar Biasa pada 20 Januari 2016 mendatang. Hendra mengklaim saat ini sudah 18 dari 23 DPD KNPI tingkat II yang menyatakan hadir pada Musdalub, disamping itu sebanyak 50 dari 68 OKP pemilik suara sudah dinyatakan Hendra akan hadir.

”Dengan mandat yang kami miliki maka kami akan laksanakan Musdalub, dan Jamaludin dinyatakan demisioner, dan kami mengapresiasi Jamaludin, dan berharap Jamaludin agar tetap menjadi keluarga besar KNPI Aceh,”lanjutnya.

Pada kesempatan itu Hendra juga mempersilahkan ketua KNPI Aceh Jamaluddin untuk kembali bertarung pada Musdalub, pasalnya diakui Hendra kinerja Jamaluddin selama ini cukup memuaskan dan layak diberikan apresiasi.

”Kami mengundang bung Jamal untuk ikut bertarung karena kami yakin bung Jamal masih banyak pendukung karena memang harus kita akui kinerjanya selama ini memuaskan, kami harap Jamal ikut dan menang pada Musdalub nanti,”ujarnya.

Sementara itu Caterker Ketua DPD KNPI Aceh Zikrullah Ibna mengatakan tidak ada dualisme di tubuh DPP KNPI, karena menurut Zikri KNPI yang sah adalah dibawah kepemimpinan ketua umum Fad El-Fouz A.Rafiq.

Terkait dengan Kongres KNPI di Papua pada 24-28 Februari yang memilih Rifai Darus sebagai ketua umum, pihaknya menuding hasil kongres tersebut melanggar AD-ART, sehingga digelar kongres Luar Biasa di Jakarta pada 01-02 Juni 2015 yang akhirnya menetapkan Fahd El-Fouz A. Rafiq sebagai ketua umum.

Oleh sebab itu Zikri mengajak seluruh OKP di povinsi Aceh dan DPD II KNPI kabupaten/kota di Aceh agar menyukseskan Musda Luar biasa KNPI Aceh pada 20 Januari 2016 mendatang. Zikri mengaku sudah melakukan koordinasi dengan ketua KNPI Aceh Jamaluddin terkait dengan pelaksanaan Musda luar Biasa.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads