Zaini Akan Kembali ke Swedia

Gubernur Aceh Zaini Abdullah memastikan akan kembali ke Swedia dalam waktu dekat. Hal itu diutarakan Gubernur yang pernah menetap selama 25 tahun di Swedia itu pada pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Swedia Bagas Hapsoro, Kamis (07/01) di pendopo Gubernu Aceh.

Zaini menyebutkan tujuannya mengunjungi Swedia pada musim panas nanti antara lain untuk mengambil kembali sejumlah dokumen penting yang ditinggalkan Tokoh pendiri GAM Hasan Tiro yang juga menetap puluhan tahun di Negara tersebut.

“Ada aset sejarah yang menyangkut Gerakan Aceh Merdeka yang waktu itu basis disana, ini juga bagian dari perdamaian Aceh yang disetujui oleh Almarhum Hasan Tiro yang akan kita ambil disana,”ujar Zaini.

Zaini menyebutkan pertemuan tersebut membahas sejumlah kemungkinan-kemungkinan yang bisa dikerjasamakan antara Aceh dengan Swedia, khususnya dalam mendatangkan investor.

Kepada Dubes Swedia, Zaini mengutarakan saat ini banyak warga Aceh yang masih menetap di Negara-negara skandavia, selain Swedia juga ada di Norwegia dan Denmark.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Swedia Bagas Hapsoro pada pertemuan tersebut lebih banyak menanyakan persoalan peluang investasi di Aceh, terkait syariat Islam serta kasus pembakaran tempat ibadah illegal di Singkil.

Menjawab pertanyaan itu, kepala Dinas Syariat Islam Aceh Syahrizal Abbas mengatakan syariat Islam di Aceh merupakan kewenangan yang diberikan secara sah oleh Negara. Dan dalam pelaksanaannya syariat Islam di Aceh sama sekali tidak mengusik agama-agama yang lain.

Ia menjelaskan kerukunan umat bergama di Aceh berjalan dengan cukup baik tanpa adanya diskriminasi, hal itu dikarenakan umat Islam di Aceh yang sangat menghargai keberagaman.

Sementara terkait kejadian di Aceh Singkil menurutnya bukan disebabkan oleh persoalan agama, melainkan adanya kesepakatan bersama yang dilanggar oleh minoritas muslim di daaerah itu. Selain itu Syahrizal menegaskan pelaksanaan syariat Islam juga sama sekali tidak menjadi penghambat investasi di Aceh.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads