Kenapa Pengusaha Enggan Gunakan Pelabuhan Krueng Geukuh?Ini Penjelasan Disperindag

Meskipun sudah memiliki pelabuhan ekspor-impor Krueng Geukuh, Aceh Utara, namun sebagian besar ekspor komoditi Aceh masih dilakukan melalui pelabuhan Beulawan, Sumatera Utara.

Penyebabnya, pelabuhan Beulawan memiliki rute yang lebih banyak dan rutin, khususnya dalam melakukan ekspor kopi Gayo Aceh, dan hal itu tidak ada di pelabuhan Krueng Geukuh.

Hal demikian diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Arifin HAmid disela-sela kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Swedia Bagas Hapsoro di Pedopo gubernur Aceh, Kamis (07/01).

Arifin mengatakan Kopi Gayo masih menjadi primadona bagi dunia ekspor Aceh. Nilai ekspor kopi Gayo terus meningkat dari tahun ketahun. Ia merincikan ekspor kopi Gayo ke dataran eropa pada tahun 2014 mencapai 587 ribu Kg, dengan nilai 3, 2 juta USD dan meningkat menjadi 739 ribu Kg, dengan nilai ekspor sekitar 3,9 juta USD  atau naik hingga 20 persen lebih.

Menurut Arifin prestasi ini harus terus ditingkatkan dengan menjaga kualitas produksi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pasar Eropa dan Amerika.
Arifin mengaku pihaknya masih terus berupaya agar ekspor kopi Gayo bisa dilakukan melalui pelabuhan Krueng Geukuh.

”Kenapa pengekspor kita menggunakan Beulawan?karena disana banyak jalur kapal dan rutin, sedangkan kita belum bisa mengadakan rute rutin ke Singapura misalnya, karena pusatnya di Singapur, kita berusaha agar Krueng Geukuh bisa seperti itu sehingga eksportir secara pelan-pelan kita ajak lewat Krueng Geukuh,”ujarnya.

Arifin mengajak petani kopi Gayo yang telah memberikan konstribusi besar untuk PDRB Aceh agar betul-betul menjaga tanaman kopi mereka dan tidak menjadikan kopi sebagai pekerjaan sampingan.

Arifin merincikan ekspor kopi Gayo selama ini ditujukan ke negara-negara seperti Korea Selatan, Hongkong, China, Jepang, India, Malaysia, Singapura, Thailand, Amerika Serikat, Meksiko, Selandia Baru, Italia, Australia, Inggris, Jerman, Belanda dan Rusia.

Ia berharap melalui pertemuan dengan Dubes Swedia, kedepan kopi gayo juga akan masuk ke negara itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads