Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Aceh menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp4 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Penyediaan uang tunai tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan program SERAMBI merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup dan kondisi layak edar di seluruh wilayah Aceh selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
“Tahun ini, layanan penukaran uang rupiah mengoptimalkan penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) agar masyarakat dapat melakukan pemesanan jadwal penukaran secara lebih mudah dan tertib,” ujarnya.
Layanan penukaran uang akan berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026 melalui tiga skema. Pertama, layanan kas keliling ritel di sejumlah lokasi strategis seperti masjid, pesantren, dan pasar pada 23 Februari–4 Maret 2026 pukul 09.00–12.00 WIB. Kedua, layanan kas keliling terpadu hasil kerja sama BI dan perbankan di Taman Seni dan Budaya Aceh pada 9–13 Maret 2026 pukul 09.00–12.00 WIB. Ketiga, layanan penukaran di loket bank umum di wilayah kerja BI Aceh dan BI Lhokseumawe pada 26 Februari–6 Maret 2026.
Seluruh layanan penukaran dapat diakses melalui aplikasi PINTAR yang dibuka mulai 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB sesuai kuota yang tersedia. Masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi tersebut sebelum datang ke lokasi penukaran.
Selain memastikan kecukupan uang tunai, BI Aceh juga mengajak masyarakat memanfaatkan transaksi digital seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS sebagai alternatif pembayaran yang lebih efisien dan aman selama Ramadan.
BI Aceh berharap pelaksanaan SERAMBI 2026 berjalan lancar melalui sinergi dengan perbankan dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengelolaan Uang Rupiah (PJPUR), sehingga distribusi uang dapat tepat sasaran dan memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Aceh.


