Warung Kopi Aman, Kepercayaan Konsumen Terjaga

Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM Aceh) bersama Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) Gerakan Pramuka Aceh kembali melaksanakan kegiatan Sanger Ureung Aceh pada Selasa (16/12/2025), di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Kegiatan ini menyasar lima warung kopi populer, yaitu Fajri Kupie, Warkop Piyoh Rakan, Alparslan Kupie, Putra Peusangan Kupie, dan Ramn Kopi.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan Tribakti, yang meliputi pengujian sederhana bahan pangan, pemantauan sarana, serta edukasi langsung kepada pemilik warung kopi. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa seluruh warung kopi yang menjadi sasaran dinyatakan aman. Sebagai bentuk apresiasi, BPOM Aceh bersama SAKA POM memberikan Stiker Sanger Ureung Aceh kepada kelima warung kopi tersebut sebagai penanda komitmen dalam menyajikan pangan yang aman kepada konsumen.

Ike Ramadhanty Daniel, selaku penanggungjawab kegiatan menyampaikan bahwa inovasi ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian BPOM Aceh terhadap kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi pangan sehari-hari. Menurutnya, warung kopi bukan sekadar tempat menikmati minuman, tetapi juga ruang kebersamaan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Aceh.

“Melalui pendekatan ini, kami ingin mengajak pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan pangan, sehingga setiap sajian yang dinikmati terasa lebih aman dan menenangkan,” ujarnya.

” Alhamdulillah, dari seluruh sampel yang di uji, tidak terindikasi adanya bahan berbahaya. Selain itu juga, semua warung kopi berkomitmen untuk hanya menjual produk dengan izin edar BPOM.” Tutup Ike.

Kegiatan Sanger Ureung Aceh diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pemilik warung kopi maupun konsumen tentang pentingnya pangan yang aman, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk yang disajikan di warung kopi khas Aceh.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads