19.420 Orang Sudah Divaksin, MPU Aceh Ajak Masyarakat Proaktif

Kepala Biro Humas dan Protokol M. Iswanto

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali, mengajak masyarakat Aceh untuk proaktif berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, vaksinasi amatlah penting untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity, sehingga virus corona dapat dihadang di negeri ini, khususnya di Provinsi Aceh.

“Para pakar mengatakan, agar kehidupan kita terbebas dari Covid-19 dan kembali beraktivitas seperti dulu, misalnya berhaji dan umrah, akan kita dapatkan bila jumlah vaksinasi telah mencapai target herd immunity,” kata Tgk. Faisal.

Tgk Faisal mencontohkan kondisi terkini di beberapa negara di Eropa. Ia mengatakan, beberapa negara di sana sudah mengizinkan warganya beraktivitas seperti dulu. Ia mengatakan, kebijakan tersebut dapat terjadi karena capaian vaksinasi di negara-negara tersebut melebihi target herd immunity.

 “Kalau kita ingin bebas kembali melakukan aktivitas seperti biasa, maka program vaksinasi dari pemerintah ini harus kita dukung dengan juga ikut berpartisipasi menerima vaksin,” kata Tgk Faisal.P

Pimpinan dayah yang akrab disapa dengan, Lem Faisal itu menegaskan, vaksin Sinovac yang saat ini digunakan di Aceh sudah terbukti halal dan suci berdasarkan kajian dari BPOM dan MUI. Karena itu, ia meminta masyarakat tak perlu takut dan ragu. Selain meminta semua pihak dan seluruh elemen masyarakat menyukseskan vaksinasi Covid-19, ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah termakan oleh kabar bohong seputar vaksin.

Lem menambahkan, pemerintah bertanggung jawab atas program vaksinasi Covid-19. Program tersebut semata-mata untuk menyelamatkan warganya dari ganasnya penyebaran virus corona. 

“Insya Allah usaha kita ini akan mendapat pertolongan Allah dan kita terbebas dari cengkeraman Covid-19 dan hidup seperti dulu, terutama aktivitas keagamaan bisa kembali seperti dulu lagi,” tutup Tgk Faisal.

Sementara itu Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto melaporkan, sebanyak 1.389 orang mengikuti vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Aceh pada Selasa (06/07/2021). 

Dengan penambahan angka itu, akumulasi peserta vaksinasi massal Covid-19 yang dihelat Pemerintah Aceh itu, kini mencapai 19.420 orang.

 “Alhamdulillah antusiasme masyarakat masih sangat tinggi. Dalam dua hari ini bahkan mereka yang divaksin baik vaksin dosis 1 dan 2 mencapai angka di atas seribu orang,” kata Iswanto.

Menurut Iswanto, vaksinasi massal tahap kedua pada Selasa hari ini merupakan pelaksanaan hari ke 14. Secara keseluruhan, pada tahap kedua ini mencapai 11.269. Sisanya adalah mereka yang divaksin pada tahap pertama.

Iswanto merincikan, dari akumulasi vaksin hari ini, sebanyak 749 orang merupakan mereka yang disuntik vaksin dosis pertama. Sementara 650 orang merupakan mereka yang disuntik dosis kedua.

 “Sebanyak 43 lainnya adalah mereka yang tertunda pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, dan mereka pada hari ini disuntik dosis pertama,” kata Iswanto.

Iswanto mengatakan, vaksin Sinovac yang digunakan adalah vaksin yang telah dijamin halal, sesuai dengan pernyataan yang disampaikan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Karena itu Iswanto mengajak masyarakat untuk tidak ragu untuk menerima vaksin. “Semua adalah demi kebaikan kita semua,” kata dia.

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi tersebut didukung penuh oleh para vaksinator dari RSUDZA, Rumah Sakit Ibu dan Anak, Rumah Sakit Jiwa Aceh, Rumah Sakit Kodam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

Atas nama Satgas Covid-19 Aceh, Iswanto mengapresiasi para vaksinator dan seluruh Satgas Kabupaten/Kota atas semua usaha vaksinasi yang terus berjalan.

“Usaha bersama vaksinasi ini bagian dari ikhtiar kita melawan dan memutuskan mata rantai covid-19 di Aceh,” pungkas Iswanto.