Tarbiyah dan Saintek UIN Ar-Raniry Yudisium 564 Mahasiswa

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh kembali meluluskan sebanyak 489 sarjana strata satu (S1), pada prosesi yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021, Rabu (17/2/2021) di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam Banda Aceh.

Dekan FTK UIN Ar-Raniry, Dr. Muslim Razali, SH, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, bahwa lulusan fakultas tabiyah memiliki keistimewaan tersendiri dengan disiplin ilmu yang dimilikinya, sebab selain ilmu tersebut bermanfaat bagi diri sendiri, juga bermanfaat langsung bagi orang lain jika diajarkan dengan baik dan penuh keikhlasan.

“Kami berpesan agar nantinya dalam memberikan pembelajaran dan mengjarkan anak didik yang merupakan generasi bangsa, diharapkan dapat meneruskan ilmu yang dimiliki dengan hati yang ikhlas, sebab jika kita melakukan dengan ikhlas maka selain mendapatkan kesenangan di dunia juga akan mendapatkan pahala untuk akhirat nanti,” ujarnya.

Ditambahkan, sebagai guru memiliki peranan penting pendidikan, oleh karena itu untuk menjadikan sebagai guru yang professional tentu harus ditempuh dengan beberapa hal, sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai.

Dekan mengutip apa yang telah diajarkan oleh Imam Syafi’i, bahwa ada lima hal yang harus diperhatikan oleh seseorang dalam menuntut ilmu, yakni pertama otak yang cerdas, memiliki intelegensi yang tinggi, kedua adanya suatu keinginan yang kuat dalam menuntut ilmu, ketiga adalah petunjuk guru, arahan dan bimbingan sangat penting dalam menuntut ilmu, ke empat adalah ijtihad, dan ke lima manusia ini harus menuntut ilmu sepanjang masa.

“Kami mengharapkan kepada peserta lulusan FTK UIN Ar-Raniry agar terus menurut ilmu dan tidak berhenti pada jejang S1 saja, kita berharap bagi yang memiliki kemampuan dan kesempatan segeralah melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni S2 hingga program doktor,” kata Muslim Razali.

Lebih lanjut, Muslim berpesan agar lulusan FTK dapat menjadi guru yang professional, untuk itu dibutuhkan kemampuan dalam merumuskan perancangan pembelajaran, antara lain tentang perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran itu sendiri, jika hal itu dapat disusun secara seimbang, Insyaallah kita akan menjadi guru yang profesional.

Sementara itu, Wakil Dekan bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. M Chalis, M.Ag menyebutkan, pada yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021, FTK UIN Ar-Raniry meluluskan sebanyak 489 sarjana S1, terdiri dari 106 laki-laki dan 383 perempuan.

Dia merincikan, jumlah tersebut merupakan lulusan dari 13 program studi di FTK UIN Ar-Raniry, yakni PAI 42 orang, PBA 26 orang, PBI 71 orang, Fisika 17 orang, Matematika 52 orang, MPI 36 orang, Biologi 45 orang, Kimia 35 orang, PGMI 45 orang, PIAUD 30 orang, PTE 9 orang, PTI 38 orang, dan Bimbingan Konseling 43 orang.

Dengan bertambahnya jumlah tersebut, maka jumlah alumni FTK UIN Ar-Raniry dalam kurun waktu 20 tahun terakhir sebanyak 19.601 0rang. Pada yudisium tersebut disampaikan orasi ilmiah oleh Dr. Fakhrul Rizal, MA, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdatul Ulama Aceh.

Fakultas Saintek UIN Ar-Raniry Luluskan 75 Sarjana S1

AR-RANIRY| Fakultas Sains Teknologi (FSaintek) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh kembali meluluskan sebanyak 75 sarjana strata satu (S1), pada prosesi yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021, Rabu (17/2/2021) di Halaman gadung Saitek Kampus setempat.

Dekan Fakultas Saintek, Dr. Azhar, S.Pd., M.Pd mengingatkan kepada lulusan agar terus meningkatkan diri dengan terus belajar dalam rangka mencerdaskan intelegensi, cerdas hati dan cerdas spriritual.

“Semoga ilmu yang telah dimiliki dapat berguna bagi agama, bangsa dan Negara, serta dalam meniti karir nantinya dapat menjaga nama baik keluarga dan almamater, serta dapat memperkuat jaringan baik sesama alumni maupun dengan pihak-pihak terkait lainnya, hal tersebut merupakan suatu keniscayaan di era skrg ini,” ujarnya.

Azhar berpesan, dengan telah selesainya kuliah dan menyandang gelar sarjana, maka waktu untuk berbakti kepada kedua orang tua semakin banyak, maka berbuat baiklah kepada kedua orang tua, untuk mendapatkan keberkahan ilmu yang dimiliki dan merupakan pinta surga yang terdekat dengan kita.

Dekan juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada orang tua atau wali mahasiswa, atas kepercayaannya kepada UIN Ar-Raniry  sebagai tempat menuntut ilmu, serta “kebersamaan” yang telah terbina selama ini dapat terus kita pupuk demi mendidik anak bangsa ke depan yang lebih baik.

“Kebersamaan ini janganlah cepat berlalu, kebersamaan ini ingin kukenang selalu, saran dan kritikan yang membangun dari para alumni dan orang tua/wali sangat kami harapkan demi kemajuan pendidikan lembaga Fakultas Saintek UIN Ar-Raniry ini,” kata Azhar.

Dekan Azhar menambahkan, bersamaan dengan prosesi Yudisium, Fakultas Saintek juga me-lounching jurnal-jurnal prodi, “semoga dapat mengikuti jejak jurnal ditingkat fakultas, dimana jurnal tersebut telah terakreditasi Sinta II dan saat ini sedang dalam tahap penilaian untuk terindeks scopus, kami mohon doa dari seluruh civitas akademika untuk kesuksesan program tersebut”.

Sementara itu, Wakil Dekan bidang Akademik dan Kelembagaan Saintek, Kairiah Syahabuddin, MHSc.ESL, M.TESOL, Ph.D menyebutkan, bahwa jumlah peserta yudisium pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021 sebanyak 75 orang, terdiri dari 29 laki-laki dan 46 perempuan.

Disebutkan, jumlah tersebut merupakan lulusan dari empat prodi, yaitu 36 dari Arsitektur, 15 dari Teknik Lingkungan, 22 dari prodi biologi dan 2 dari prodi Kimia, sementara satu prodi lainnya Teknik Informasi belum ada lulusan.