Bertambah 17 orang, warga Aceh sembuh Corona capai 6.676 orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Aceh melaporkan penambahan 17 orang warga daerah Tanah Rencong terinfeksi virus corona yang sembuh per hari ini, sehingga totalnya telah mencapai 6.676 orang.

“Penderita COVID-19 di Aceh yang sembuh bertambah lagi sebanyak 17 orang, sedangkan konfirmasi kasus baru juga bertambah 42 orang,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Sabtu.

Ia melanjutkan penambahan belasan warga yang sembuh itu berasal dari Aceh Tamiang 11 orang, Aceh Singkil tiga orang, Pidie Jaya dua orang dan satu orang lainnya warga Langsa.

Sedangkan puluhan konfirmasi kasus baru meliputi warga Banda Aceh dan Aceh Singkil masing-masing 11 orang, Aceh Besar dan Aceh Juga yang juga sama-sama empat orang serta warga Nagan Raya dua orang.

Selanjutnya, masing-masing satu orang berasal dari Aceh Tenggara, Aceh Barat, Bireuen, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, Sabang, Langsa dan luar daerah Aceh.

“Tidak ada penderita COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia hari ini,” Jubir yang akrab disapa SAG itu.

Secara akumulatif, kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 8.106 orang, di antaranya 6.676 orang telah sembuh, 301 orang meninggal dunia dan 1.129 orang masih dirawat di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri.

Menurut SAG, penderita yang masih dirawat tersebut umumnya orang tanpa gejala (OTG) yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Disamping itu, tambah dia, Aceh juga sudah mempersiapkan sebanyak 92 tempat tidur di ruang Intensive Unit Care (ICU) bagi penderita COVID-19 gejala berat dan 635 tempat tidur di ruang isolasi penderita ringan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

“Namun yang terpakai saat ini 22 tempat tidur di ruang ICU dan 130 tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit. Selain itu Satgas COVID-19 juga memiliki tempat isolasi bagi OTG dengan kapasitas 69 tempat tidur, namun yang terpakai saat ini hanya dua tempat tidur di Kota Sabang,” katanya.

Lanjut dia, rendahnya pemakaian tempat tidur di rumah sakit maupun di tempat isolasi yang tersedia karena jumlah kasus konfirmasi baru semakin rendah dan umumnya OTG. Sedangkan jumlah penderita COVID-19 yang sembuh terus meningkat dalam empat pekan terakhir.

“Tren turunnya kasus baru dan meningkatnya jumlah penderita yang sembuh dapat kita pertahankan dalam jangka panjang, melalui menerapkan protokol kesehatan dalam segala aspek kehidupan sehari-hari,” katanya. Antara

#satgascovid19#ingatpesanibu#ingatpesanibupakaimasker#ingatpesanibujagajarak#ingatpesanibucucitangan#pakaimasker#jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan*#cucitangandengansabun

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads