Buka Penas KTNA, Jokowi Bagi-bagi Sepeda

Presiden Joko Widodo tiba di pendopo gubernur Aceh Senin pagi

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka kegiatan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XV di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Sabtu (06/05).

Pembukaan kegiatan yang akan berlangsung hingga 11 Mei 2017 itu ditandai dengan pemukulan beduk (Tambo) oleh Presiden Jokowi, dan turut disaksikan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud serta Ketua Umum KTNA Winarno Thohir.

Saat memberikan sambutan, Jokowi memanfaatkannya untuk berdialog langsung dengan para petani. Jokowi mengawali dialog dengan tiga petani jagung, kemudian dilanjutkan dialog langsung dengan petani kakau.

Setelah dialog, peserta juga diberi kesempatan foto bareng Presiden serta hadiah berupa sepeda.

Dalam sambutannya dihadapan puluhan ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk sayang kepada petani dan sayang kepada nelayan.

“Kalau tidak ada petani kita mau makan apa?, kalau tidak ada nelayan kita mau makan ikan apa?, makanya kita harus sayang kepada petani dan sayang kepada nelayan,”ujarnya.

Jokowi mencontohkan, saat ini impor jagung hanya tinggal 900 ribu ton, dari sebelumnya 3,6 juta ton, dan hal ini menurutnya merupakan kerja keras petani jagung, dan Jokowi berharap mulai tahun ini tidak ada lagi impor jagung, karena sudah mampu dipenuhi oleh petani dalam negeri.

“Saya ingat dua tahun lalu saya datang ke Jawa Timur, dan ke NTB, saat itu petani marah dan berkeluh kesah karena harga jagung sata itu hanya 1500-1700, mereka bilang kami rugi besar karena arganya jatuh, saya Tanya kenapa jatuh?mereka bilang karena impornya besar. Impor jagung saat itu 3,6 juta ton, dan saat itu juga saya minta Menteri Pertanian agar dalam lima tahun ini tidak ada lag impor jagung,”ujarnya.