Rektor UIN : Pionir Bukan Hanya Adu Otot Tapi Juga Adu Otak

Farid Wajdi Ibrahim, Rektor IAIN Ar-Raniry

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan membuka kegiatan Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) VIII PTKI se Indonesia yang dipusatkan di Universiras Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (26/4).

Hal demikian disampakan Ketua Panitia Pionir VIII Prof. Syamsul Rijal pada Konferensi Pers di Media Center Pionir VIII Komplek UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (24/04). Turut hadir pada konferensi per itu Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Farid Wajdi Ibrahim.

Syamsul mengatakan panitia pelaksana Pionir sudah siap menggelar even nasional yang akan dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada Rabu 26 April 2017 nanti. Menurutnya kehadiran Menteri akan disambut oleh gajah yang merupakan salah satu satwa langka di provinsi Aceh.

Ia merincikan, peserta Pionir VIII di Banda Aceh akan diikuti oleh peserta dari   56 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Negeri dibawah Kementrian Agama, yang terdiri dari 11 UIN, 32 IAIN dan STAIN dari seluruh Indonesia dengan total atlit mencapai 2250 orang atlit dan 360 official.

“Ada 10 cabang olahraga dan 14 cabang seni dan riset, misalnya ada musabaqah, lomba baca kitab, nanti ada juga desain dan peragaan busana, dan pertandingan akan menggunakan pakaian yang sesuai syariat,”lanjutnya.

Sementara itu Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Farid Wajdi menyebutkan Pionir sebagai ajang untuk mengadu otot akan tetapi juga untuk mengadu otak. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya pada even tersebut.

Farid berjanji kepada mahasiswa yang mendapatkan prestasi akan diberikan penghargaan khusus pada Dies Natalis UIN Ar-Raniry. “Jadi bukan hanya piala dan amplop sedikit selesai, tapi kita harus melaihat banyak efek ganda dari kegiatan ini,”ujarnya lagi.

“Ada permainan untuk menghargai kemampuan otak, seperti seni, dan Pionir ini sebagai pintu untuk melihat banyaknya potensi yang perlu dikembangkan di kampus,”lanjutnya.

Lebih lanjut ia merincikan untuk cabang seni, riset dan karya ilmiah, cabang yang diperlombakan yaitu debat  Bahasa  Arab  dan Inggris,  Musabaqah  Karya Ilmiah Alquran, syarhil, Musabaqah Tilawah Alquran, tahfidz, marawis, kaligrafi, lagu pop solo Islami, design busana muslim, puitisasi Alquran, dan karya tulis. Cabang olahraga yang diperlombakan yaitu futsal,  volley  ball,  tenis  meja,  bulu  tangkis,  catur, panjat tebing, takraw dan pencak silat, panjat tebing, dan sepak bola.