Jelang Ramadhan, Pemerintah Lakukan Pemantauan Harga di Pasar

Menjelang pelaksanaan puasa Ramadhan 1438 Hijriyah, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama Pemerintah Aceh melakukan pemantauan perkembangan harga sejumlah kebutuhan seperti gula pasir, minyak goreng dan beras.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri pada Kemendag, Oke Nurwan  menyebutkan, Pemerintah telah menetapkan harga gula pasir di pasaran baik di super market dan juga pasar rakyat berlaku satu harga yakni Rp12.500 per kilogram, minyak makan curah Rp10.500 per liter dan minyak kemasan Rp11.000 per kilogram.

“Kita ingin pastikan apakah harga yang telah ditetapkan tersebut sudah berjalan di pasar rakyat dan juga super market yang ada di Aceh,” katanya yang turut didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Aceh Asmauddin dan juga Kepala Bulog Divre Aceh, Fatah Yasin.

Menurut dia dari hasil pantauan langsung di lapangan harga yang berlaku di pasaran belum berjalan maksimal sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dan pihaknya bersama instansi terkait di provinsi dan kabupaten/kota akan bekerja optimal

“Kami akan terus memonitor bersama-sama dengan semua instasi terkait agar harga yang telah ditetapkan tersebut dapat dinikmati dengan baik oleh masyarakat di provinsi ini,” katanya.

Ia menambahkan terkait dengan pasar ritel yang ada di Aceh dan di daerah lain juga diwajibkan untuk memasang spanduk bahwa tersedia gula pasir Rp12.500 per kilogram dan juga minyak goreng Rp11.000 per kilogram.

Dalam pantauan pasar tersebut, rombongan sebelumnya memantau stok beras dan gula pasir yang tersimpan di gudang Divre Bulog Aceh yang berada di kawasan Aceh Besar dan juga memantau stok gula di gudang Kande Agung.

Dalam pantauan tersebut, Oke juga memberikan arahan kepada pengusaha dan juga penjual di pasar rakyat dan ritel di Banda Aceh, bahwa harga gula pasir yang harus dinikmati oleh masyarakat Rp12.500 per kilogram dan minyak goreng Rp11.000 per liter.

“Jika masih ada yang menjual lebih dari itu maka nanti akan tidak ada yang beli dan pihaknya juga akan memanggil penyalur barang,” katanya.

Ia menambahkan guna mengoptimalkan harga yang telah ditetapkan tersebut, maka pihaknya bersama dengan pemerintah daerah akan berupaya memastikan persediaan dan pasokan kebutuhan tersebut aman.