PLN Tidak Mampu Berikan Pelayanan Optimal untuk Masyarakat

Legislator yang juga Wakil Ketua DPR Aceh Teuku Irwan Djohan menilai PLN yang bertanggung jawab atas suplai listrik kepada masyarakat belum memberikan pelayanan optimal.

PLN belum atau tidak mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Buktinya, pemadaman listrik terlalu sering terjadi. Dan ini yang sering dikeluhkan masyarakat,” kata Teuku Irwan Djohan di Banda Aceh, Selasa.

Politisi Partai Nasdem tersebut juga merasa kesal terhadap kinerja PLN Aceh. Sebab, perusahaan itu tidak profesional dalam memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat Aceh selama ini.

Selama tiga tahun di DPR Aceh, kata Teuku Irwan Djohan, dirinya sering menanyakan persoalan pemadaman listrik. Pertanyaan tersebut ditanyakan kepada General Manager (GM) PLN Aceh. Dan orang yang menjabatnya, sudah berganti-ganti.

Namun, lanjut dia, tidak seorang pun petinggi PLN di Aceh itu mampu memberikan pelayanan listrik yang optimal. Pemadaman listrik terus terjadi hingga sekarang ini.

“Saya juga tanyakan apa yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Aceh membantu PLN dalam penyediaan listrik. Tapi, tidak ada jawaban jelas dan sampai tiga orang GM PLN berganti, belum ada peningkatan, bahkan semakin mengecewakan,” ketus Teuku Irwan Djohan.

Padahal, kata dia, PLN adalah perusahaan yang melakukan usaha monopoli kelistrikan tanpa persaingan. Sementara perusahaan-perusahaan lain dalam dunia bisnis harus berkompetisi meraih pelanggan serta meraih keuntungan.

“PLN tidak punya saingan. Perusahaan ini pemain tunggal dalam bisnis penyedia listrik. Tapi, pelayanannya tidak profesional,” ungkap Teuku Irwan Djohan menyebutkan.

Ia mengatakan, masyarakat harus tetap setia menjadi pelanggan dengan menerima pelayanan seburuk apapun dari PLN. Sebab, masyarakat tidak punya pilihan lain. Pelanggan PLN sering dirugikan tanpa menerima kompensasi apapun.

Teuku Irwan Djohan mengaku dirinya sudah putus asa dan tidak tahu harus berbicara apa lagi terkait kualitas pelayanan PLN kepada masyarakat. Dirinya hanya bisa meminta masyarakat bersabar karena pemadaman listrik.

“Beberapa kali PLN menjelaskan kepada DPR Aceh bahwa persoalan listrik bukan karena kurangnya pasokan. Bahkan ketersediaan listrik Aceh saat ini surplus. Tapi, persoalan utamanya pada jaringan dan infrastruktur. Karena itu, kami hanya meminta masyarakat bersabar dengan pelayanan PLN,” kata Teuku Irwan Djohan. Antara