Mahasiswa Dukung Gubernur Jalankan UUPA

Belasan mahasiswa dari sejumah perguruan tinggi di kota Banda Aceh melakukan aksi di kantor gubernur Aceh serta kantor DPR Aceh, Senin (03/04).

Dalam aksinya mereka meminta gubernur Aceh Zaini Abdullah untuk menjalankan Undang-undang Pemerintah aceh (UUPA) secara utuh, bukan hanya untuk kepentingan tertentu saja.

Pada aksi tersebut sempat terjadi kericuhan kecil dan aksi saling dorong antara para pengunjuk rasa dengan pihak keamanan dari polisi da satpol PP. Para mahasiswa juga sempat membuat keributan dengan sejumlah wartawan yang meliput aksi tersebut.

Pengunjuk rasabahkan  tidak memperlihat sikap simpati ketika diwawancara wartawan. Koordinator aksi ditarik oleh rekannya ketika wawancara baru dilakukan.

Koordinator aksi, Jaili Firmansyah menyatakan, UUPA dan turunan belum sepenuhnya direalisasikan oleh Pemerintah Aceh, baik eksekutif maupun legislatif. “Kita tergabung dari beberapa kampus di Aceh mendesak agar pemerintah Aceh menggunakan UUPA, banyak poin-poin yang harus dijalankan pemerintah Aceh, ini yang kami sayangkan,”lanjutnya.

Sementara itu Kepala Biro Humas Pemerintah Mulyadi Nurdin menyampaikan apresiasi terhadap aksi sekelompok mahasiswa dari sejumlah kampus di Banda Aceh itu.

Menurutnya, saat aksi berlangsung gubernur Aceh sedang berada di Jakarta dalam rangka memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa tersebut, seperti pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, dan lain sebagainya.

“Kita apreisasi aspirasi mahasiswa dan ini adalah masukan yang memang diharapkan pemerintah, namun kebetulan saat ini gubernur diluar daerah tepatnya di Jakarta dalam rangka memperjuangkan apa yang mahasiswa minta, yaitu kepentingan Aceh seperti KEK dan sebagainya,”ujarnya.

Menurutnya, Gubernur Aceh dalam beberapa pertemuan menekankan bahwa UUPA adalah harga mati, sebagaimana tuntutan mahasiswa saat melakukan aksi, karena menurutnya, Aceh punya undang-undang tersendiri yang harus dijalankan oleh siapapun gubernurnya, baik gubernur sekarang maupun gubernur yang akan datang.

“Intinya kita berterimakasih terhadap aspirasi mahasiswa dan ini menjadi msukan bagi kita semua dan akan kita sampaikan ke gubernur, karena apa yang disampaikan mahasiswa adalah keinginan kita bersama, keinginan gubernur juga bagaimana agar UUPA berjalan baik,”ujarnya.