Iklim Demokrasi dan Politik di Banda Aceh Berjalan Baik

Iklim demokrasi dan politik di Kota Banda Aceh berjalan baik, dan sampai saat ini tidak ada terjadinya pergesekan antar calon pendukung kepala daerah. Walaupun demikian, semua pihak diminta tetap siaga terhadap kemungkinan yang terjadi bila ada oknum-oknum yang ingin mengganggu penyelenggaraan Pilkada 2017.

“Semoga suasana seperti ini dapat terus terjaga sampai dengan Pilkada selesai,” begitu ungkap Plt Wali Kota Banda Aceh Hasanuddin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Keisitimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Bachtiar pada Apel Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada 2017 di Lapangan Blang Padang, Sabtu (11/2/2017).

Hsanuddin mengharapkan segenap unsur penyelenggara dan pengamanan Pilkada dapat menjadi ujung tombak keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan Pilkada, terlebih pada saat memasuki masa tenang 12-14 Februari 2017. 

Menurut Plt wali kota, Pilkada yang tinggal beberapa hari lagi akan menjadi momentum untuk melangkah menuju Banda Aceh yang lebih baik di masa mendatang. “Kepada seluruh warga kota, kami mengimbau pada 15 Februari 2017 untuk mendatangi TPS-TPS di masing-masing gampong untuk menggunakan hak pilihnya. Dengan demikian warga kota telah ikut serta menyukseskan Pilkada 2017.”ajaknya.

“Pilkada 2017 ini adalah berkah yang harus kita syukuri dengan memberikan suara kita kepada calon-calon pemimpin yang menurut kita berkualitas dan amanah. Laporkan kepada pihak keamanan yang ada di gampong saudara bila ada yang mengintimidasi saudara-saudara pada saat hari pencoblosan,” tegasnya.

Ia menambahkan, tentunya semua pihak berharap Pilkada 2017 dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses serta terjaminnya hak azasi manusia dalam menyampaikan pendapat. “Momentum Apel Kesiapan Pilkada ini dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan peran kita semua dalam mengawal pelaksanaan Pilkada 2017 serta meningkatkan citra wibawa pemerintah daerah dalam menyukseskan Pilkada.”

Mengakhiri sambutannya, Plt wali kota menyatakan sangat berharap kepada seluruh warga kota untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada Tahun 2017. Dan begitu juga kepada aparat keamanan, hendaknya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. “Siapapun yang terpilih nantinya, yang terpenting adalah kita harus menjaga kebersamaan di antara masyarakat. Jangan terpecah pecah karena Pilkada.”

“Mari kita sama-sama saling menghormati dan menghargai apapun pilihan saudara-saudara kita. Dengan demikian setelah selesainya Pilkada nanti, persaudaraan di antara warga Kota Banda Aceh akan semakin kuat,” pungkasnya.