Bantu Pijay, UIN Potong Gaji Karyawan 1,5 Persen

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh turut memberikan bantuan terhadap korban gempa 6,5 skala richter (SR) di Pidie Jaya provinsi Aceh yang terjadi Rabu, 7 Desember 2016 lalu. Batuan tersebut antara lain berupa uang tunai sebesar berjumlah Rp. 51.500.000,- yakni 45 juta untuk Kabupaten Pidie Jaya dan 6.5 juta untuk STAI Al-Aziziyah komplek Dayah Mudi Mesra Samalaga, serta sejumlah barang dan ratusan relawan.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA mengatakan, sumbangan dana tersebut merupakan sumbangan dari civitas akademika UIN Ar-Raniry yang dikutip melalui pemotongan sebanyak 1,5 persen dari 400 orang lebih. Selain itu, dosen dan mahasiswa pada masing-masing fakultas juga telah mengantarkan langsung bantuan yang disalurkan masyarakat UIN melalui posko-posko yang didirikan di kampus, jumlahnya juga lumanyan banyak.

“Kami melakukan pemotongan tersebut merupakan hasil kesepakatan dari dosen dan karyawan di Lingkungan UIN Ar-Raniry, bahkan ada dosen yang meminta kami untuk memotong 2,5 persen setara zakat untuk membantu korban bencana gempa ini, tapi kami potong 1,5 persen saja,” kata Farid saat mengunjungi posko yang didirikan UIN di Meurudu Pidie Jaya, Minggu (11/12/2016).

Ditambahkan, uang tersebut diserahkan ke Pidie Jaya yang diterima langsung oleh Bupati H Aiyub Abbas dan Wakilnya Said Mulyadi di Pendapa Wabup Pijay. Selain itu juga UIN telah membuka posko yang berdekatan dengan Masjid At-Taqwa Meureudu sejak hari kedua terjadi gempa, melalui tersebut UIN Ar-Raniry juga telah menyumbang beberapa kebutuhan yang mendesak, yakni kebutuhan masak, popok bayi, pembalu wanita, pakaian layak pakai serta kebutuhan pokok lainnya.

Rektor telah mengintruksikan kepada relawan yang berada di posko agar melanjutkan pengabdiannya, walau sebenarnya mereka telah selesai masa tugasnya, karena masyarakat masih membutuhkan maka diharapkan relawan UIN tetap berada di lapangan sampai seminggi ke depan, mereka kata Farid terdiri dari mahasiswa yang tergabung pada lembaga kemahasiswaan di UIN Ar-Raniry.

Lebih lanjut, Rektor menyebutkan relawan UIN yang telah bekerja di posko merupakan dari KSR PMI 02, Resimen Mahasiswa, Pers kampus Sumberpost, radio as-salam dan beberapa unit kegiatan mahasiswa lainnya, semua itu dibawah koordinasi Pusat Studi Kebencanaan dan Penanggulangan bencana UIN Ar-Raniry.

Disamping itu, Prof Farid menyebutkan, UIN Ar- Raniry turut menurunkan tim dari dosen fakultas psikologi untuk membantu para korban dan anak-anak di pengungsian, “Kita juga mengirimkan dosen ahli psikologi untuk menghilangkan trauma, serta ke depan juga mengirimkan beberapa dosen yang ahli dakwah untuk mengisi ceramah di masjid-masjid dan posko pengungsian.