Setelah menempuh perjalanan semalaman dari Port Blair, Andaman, pagi kemarin Sabtu (2/1) sekira pukul 07.00 WIB, Kapal Pesiar Silver Shadow berbendera Bahama/Nassau tiba di Pelabuhan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang atau tepatnya di Dermaga CT 1, Gampong Kuta Barat, Sukajaya, Kota Sabang.
Kapal yang dinahkodai oleh Luigi Rutiguano, membawa 232 wisatawan dari 25 Negara serta 284 crew, disambut oleh Kepala BPKS yang diwakili oleh Deputi Komersial dan Investasi, Syafruddin Chan, Kepala Unit Manajemen Pelabuhan, Zulkarnaini Abdulah dan Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi, Fauzi Daud.
Dalam Serimoni penyambutan, Nahkoda di suguhkan sejumlah tarian adat Aceh seperti pemulia jame (Pemulia Tamu) dan Tarik Pukat yang disuguhkan oleh Sanggar Komunitas Seni Air, Kota Sabang.
Setelah acara seremonial selesai, para turis memanfaatkan waktu menikmati keindahan alam Pulau Weh, dengan mengunjungi sejumlah objek wisata. Ada yang berjalan kaki mengelilingi kota, ada juga yang menggunakan jasa becak motor dan angkutan umum. BPKS sendiri juga menyiapkan Bus untuk turis yang ingin mengunjungi Museum Sabang yang berisi tentang abad kejayaan Sabang tempo dulu.
Kepala BPKS, yang diwakili oleh Deputi Komersial dan Investasi, Syafruddin Chan berharap kedepan pihak operator Cruise dapat memperpanjang waktu singgah di Kota Sabang ini. Dimana BPKS kedepan akan mempersiapkan beberapa package tour termasuk “Twin City Package Tour”.
“Twin City Package Tour” ini merupakan gabungan atraksi wisata dua kota yaitu Kota Sabang dan Kota Banda Aceh. Tour atraksi wisata Sabang untuk melihat keindahan alam laut dan heritage sedangkan ke Banda Aceh untuk melihat situs tsunami Aceh ujarnya sembari menambahkan bahwa pihaknya tengah menyusun paket-paket wisata tersebut.
Hal ini juga diamini oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi, Fauzi Daud, dimana BPKS sedang menyempurnakan Standar Operasional Prosedur(SOP) yang nantinya akan mengatur siapa-siapa saja yang terlibat serta tugas dan fungsi masing masing pihak untuk memberikan layanan prima kepadan wisatawan kapal cruise yang datang ke Sabang.
Sementara itu, Kepala Unit Manajemen Pelabuhan BPKS, Zulkarnaini Abdullah, mengatakan, kapal mewah tersebut berbobot 28.258 gross tonnage dan panjang 189 meter, sandar di Pelabuhan BPKS sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Setelah berlabuh selama delapan jam di Sabang, kapal yang baru tiba dari Andaman itu akan bertolak ke Langkawi, Malaysia.
” Selain MV Silver Shadow, pada bulan Januari 2015, ada dua kali jadwal lainya yang diisi oleh MV Seven Seas Voyager yakni pada tangal 14 dan 21. Sedangkan MV Silver Shadow akan kembali lagi ke Sabang pada Bulan Februari mendatang,” ujar Zulkarnaini.


