Baitul Mal Kota Banda Aceh Sosialisasi Zakat Kepada TNI

Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, Baitul Mal Kota Banda Aceh, Senin (2/2) melaksanakan sosialisasi Zakat kepada jajaran prajurit Dandim 0101/BS.

“Sosialisasi seperti ini terus kita lakukan secara berkala kepada seluruh jajaran, profesi dan instansi di Banda Aceh, guna mengoptimalisasi penerimaan sumber zakat, infak dan sadakah,” ujar Tengku Safwani Zainun, Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh.

Menurut Tgk Safwani, acara sosialisasi tersebut dihadiri ratusan peserta dari prajurit TNI dibawah jajaran Dandim 0101/BS.  Para peserta tersebut diberi penjelasan materi zakat dari beberapa narasumber, diantaranya Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh, para Kepala Bidang (Kabid) dan para Penyuluh Zakat Baitul Mal kota Banda Aceh.

Adapun materi yang akan disampaikan berkaitan dengan regulasi zakat, baik undang-undang, qanun serta peraturan tentang zakat, beberapa problematika zakat, dan mekanisme pengumpulan zakat.

Pada kesempatan itu, Dandim 0101/BS  Letkol Inf Hasandi Lubis SIP, dalam mengawali acara sosialisasi menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Baitul Mal Banda Aceh, merupakan sebuah upaya menngugah kesadaran iman para prajurit TNI di jajaran Dandim 0101/BS.

Menurut Letkol Inf Hasandi Lubis SIP, khususnya soal Zakat ada dua  sisi kewajiban yang ditunaikan, pertama terkait dengan kewajiban kepada Tuhan, dan yang kedua perintah undang-undang dalam hubungan sosial kemasyarakatan.

Namun demikian, alumni Akmil angkatan 1997 itu menjelaskan bahwa dirinya sebagai komandan, tidak mau ada kesan bahwa dalam berzakat itu harus dengan pemaksaan. Apalagi, soal gaji seseorang prajurit yang dinilai sangat sensitif dan privative. Jadi, perlunya adanya kesadaran iman dari semua pihak, khususnya para prajurit dibawah jajaran dipimpinnya.

Lebih lanjut, kepala Baitul Mal Banda Aceh juga menekankan pada fungsi zakat sebagai bentuk hubungan sosial, perlu adanya seluruh masyarakat memahami kewajiban zakat sesuai dengan penghasilan kerja dan kesadaran untuk meringankan beban masyarakat yang masih berada dalam keadaan kurang mampu.

Kegiatan sosialisasi selama satu jam setengah itu berlangsung menarik, ditandai dengan banyak pertanyaan dan respon dari para prajurit mengenai zakat profesi dan regulasi tentang zakat di Indonesia. Satu persatu pertanyaan dari para prajurit, dijawab dengan baik oleh para penyuluh dan tim Baitul Mal Banda Aceh.[]

Berita Terkait

Berita Terbaru