Komisi I Sarankan Pulau Rondo Dihuni

ilustrasi

Pulau-Pulau terluar dari wilayah NKRI sangat rawan untuk diklaim oleh pihak luar, apalagi jika pulau-pulau itu tidak dihuni oleh warga Indonesia. Salah satu pulau terluar itu adalah Pulau Rondo Provinsi Aceh.

Hal demikian dikatakan ketua Tim komisi I DPR RI Hayono Isman di sela-sela pertemuan dengan Pemerintah Aceh Kamis (20/06/2013) Sore di Kantor Gubernur Aceh.

Hayono menambahkan hilangnya pulau Sipadan dan Ligitan harus menjadi pelajaran dan peringatan keras bagi rakyat Indonesia, begitu juga dengan pulau Rondo, ia berharap agar pulau tersebut segera dihuni oleh warga Aceh, khususnya untuk mengelola potensi wisata dan nelayan-nelayan.

“hilangnya Sipadan dan Ligitan karena juga tidak ada warga Indonesia disitu, nah dari sekarang pemerintah Aceh juga harus mempersiapkan warga ke pulau Rondo, dan orang yang menghuni disana harus benar-benar siap, khususnya yang bisa mengelola potensi wisata, dan nelayan-nelayan yang kuat untuk menyeimbangi nelayan asing”lanjutnya.

Hayono menambahkan kedepan dalam menjaga perbatasan di Aceh, rakyatnya harus diperkuat terlebih dahulu oleh Pemerintah, khususnya para nelayan-nelayan diperbatasan sehingga disegani oleh nelayan dari Negara lain.

Hayono berharap pemerintah Aceh bersama Kadin dan HIPMI untuk mempersiapkan wirausaha yang mampu mengelola pulau-pulau terluar, khususnya menghadapi Asean community 2015.