Program Baca Qur’an Bakda Magrib Di Aceh Besar Dinilai Sukses

Bupati kabupaten Aceh besar Mukhlis Basyah menghimbau kepada keuchik dan tengku Imum Gampong untuk mengontrol jalannya program Mengaji Bakda magrib yang sudah dicanangkan di kabupaten sejak November 2012 lalu.

Mukhlis Basyah mengatakan setelah tiga bulan berjalan, pihaknya menemukan banyak keberhasilan dari program tersebut, ia mencontohkan di kecamatan Darul Imarah dan kecamatan Kuta Malaka, tingkat keberhasilannya sudah diatas 90 persen, diakui Mukhlis, pihaknya terus melakukan evaluasi program tersebut dengan para camat di Aceh Besar.

“kalau dulu saya temukan ada tempat-tempat pengajian yang tidak difungsikan, tapi sekarang sudah mulai difungsikan, misalnya dikuta malaka tinggal satu desa saja yang belum ada program ini”lanjutnya.

Mukhlis menambahkan pemerintah Aceh Besar tahun ini kembali menambah anggaran untuk menyukseskan program tersebut, khususnya untuk menambah insentif para guru yang diperbantukan kesetiap gampong.

Pemerintah kabupaten Aceh Besar  pada 8 November 2012 silam mencanangkan  Program Beut Alquran Ba’da Maghrib (BABM) di seluruh desa/gampong  yang ada di kabupaten Aceh Besar.

program tersebut bertujuan untuk membebaskan buta huruf membaca dan menulis huruf Alquran bagi anak usia sekolah dan masyarakat di Aceh Besar, Di samping itu, program tersebut juga bertujuan untuk  meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan membaca dan menulis huruf Al-Quran sejak dini, serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran, “sasaran dari program tersebut adalah anak berusia 6 sampai 15 tahun atau anak kelas 1 SD sampai dengan kelas 3 SLTP”kata Mukhlis Saat itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads