Dana Otsus Aceh 4,5 Triliun

0
60

Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang diterima Provinsi Aceh pada tahun 2011 mencapai Rp 4,5 Triliun atau naik drastis dibandingkan tahun lalu, yaitu sebesar 3,8 Triliun. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar pada saat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2011 secara simbolis kepada beberapa kabupaten kota di Aceh.

Nazar mengatakan pada tahun 2011 DIPA untuk seluruh Aceh sebesar 7,9 Triliun dan 15 Triliun untuk dana transfer kedaerah, sehingga pada tahun 2011 sebanyak 22 Triliun lebih uang akan berputar di Provinsi Aceh.

“22 Triliun lebih uang berputar di Aceh pada tahun 2011, yang 7 Triliun untuk beberapa sektor dan 15 Triliun dana untuk daerah, kalau digabungkan dengan dana – dana lain dari donor itu mencapai 25 Triliun,” katanya.

Nazar menambahkan percepatan penyerahan DIPA tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, diserahkannya DIPA tahun 2011 pada akhir 2010 agar pada hari pertama kerja tahun 2011 setiap kantor di Aceh sudah bisa melayani masyarakat.

Sementara itu Kepala Kanwil Direktorar Perbendaharaan Aceh, Agus Santoso mengatakan alokasi anggaran DIPA untuk seluruh Aceh berjumlah 7,9 Triliun, meliputi DIPA kantor pusat yang berlokasi didaerah berjumlah 40 DIPA, DIPA instansi vertikal didaerah berjumlah 1.052 DIPA, DIPA tugas pembantu untuk SKPD berjumlah 133 DIPA dan DIPA urusan bersama berjumlah 18 DIPA.

“Alokasi dana transfer kedaerah tahun 2011 sebesar 15,2 Triliun, itu terdiri dari DAU 8, 4 Triliun. DAK 912 Milyar, DBH pajak 1,044 Triliun, DBH SDA 5,5 Miliar, dana Otsus 4,5 Triliun dan dana penyesuaian 323 Miliar,” katanya.

Sementara itu DIPA secara simbolis yang diserahkan Kamis pagi masing – masing kepada dinas BMCK sebesar 170 Milliar, Pidie Jaya 25 Miliar, Pidie 30 Miliar, kota Banda Aceh 5 Miliar, Kota Sabang 1,8 Miliar, Unsyiah 460 Miliar dan Mapolda Aceh 18, 8 Miliar. (im)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.