JKA Berikan Nilai Tambah Pada Rumah Sakit

Rizal Fikri – Antero 

Penyediaan pelayanan kesehatan gratis merupakan salah satu bentuk pendekatan kemakmuran kepada masyarakat, selain pembangunan dibidang insfrastruktur dan sarana prasarana penunjang kesehatan lain di sebuah daerah.

Hal itu disampaikan wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, saat membuka Konferensi Nasional II dan Pertemuan Ilmiah Kesehatan Jiwa Islam Indonesia di Banda Aceh.

Nazar menyatakan pemerintah Aceh menjawabnya dengan meluncurkan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) pada juni 2010 lalu. Pemrintah mengucurkan dana APBA 2010 senilai Rp 241 Miliar, yang dikelola oleh PT Askes.

“pelayanan rumah sakit/puskesmas di Aceh masih sangat kurang, makanya dalam bulan depan kita akan mengevaluasi penerapan JKA ini, hingga kepada tahapan sosialisasi kepada masyarakat di daerah yang belum mengetahui” ujar Nazar.

Nazar menambahkan jumlah dana JKA lebih besar bila dibandingkan dengan program Jamkesmas milik Kementerian Kesehatan RI. Hal itu ditujukan agar pelayanan rumah sakit/Puskesmas di Aceh lebih baik lagi.

Sementara itu Irjen Kementerian Kesehatan RI, Naidhyal Roesdal mengatakan meski hampir seluruh provinsi memiliki program kesehatan gratis, namun untuk jumlah pembiayaan penduduk terbesar Aceh merupakan provinsi pertama.


 

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads