Cuaca Buruk Hentikan Pelayaran Sabang-Banda Aceh

detik.com

PT ASDP Indonesia Ferry (persero) Cabang Banda Aceh menghentikan sementara jadwal penyeberangan dari, Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya karena cuaca buruk melanda perairan tersebut.

“Demi keselamatan pelayaran, Jadwal penyeberangan hari ini dihentikan karena cuaca buruk,” kata Supervisi Lintas PT ASDP Indonesia Ferry Perwakilan Sabang, Husaini ketika dihubungi dari Banda Aceh, Selasa.

Husaini menyampaikan, semula pihaknya menjadwalkan rute penyeberangan kapal roll on roll off (ro-ro) dari Pelabuhan Balohan, Sabang tujuan Pelabuhan Ulee-Lheue, Banda Aceh dan sebaliknya dini hari masing-masing tiga trip per hari pulang pergi.

“Cuaca buruk, pagi tadi tinggi gelombang 2-3 meter dan arah angin dari barat daya kecepatannya 30-40 knot (55,56-74,08 km/jam). Jadi, pelayaran trip ke dua dan ke tiga dihentikan untuk kesemalatan pelayaran,” sebut Supervisi Lintas PT ASDP Indonesia Ferry Perwakilan Sabang.

Adapun jadwal penyeberangan kapal ro-ro dari Pelabuhan Balohan, Sabang, trip pertama pukul 07.30 WIB KMP Tanjung Burang, trip ke dua pukul 10.30 WIB KMP BRR dan trip ke tiga pukul 14.30 WIB KMP Tanjung Burang. Kemudian, dari Pelabuhan Ulee-Lheue, Banda Aceh trip pertama pukul 07.30 WIB KMP BRR, trip ke dua pukul 10.30 Wib Tanjung Burang dan trip ke tiga pukul 14.30 WIB KMP BRR.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Syahbandar dan UPTD Pelabuhan Balohan, Sabang serta UPTD Pelabuhan Ulee-Lheue, Banda Aceh terkait dihentikannya jadwal penyeberangan tersebut.

Stasiun Meteorologi Cot Ba U Maimun Saleh Sabang mengingatkan pengguna jasa pelayaran rute Sabang-Banda Aceh serta masyarakat nelayan untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrim hingga tiga hari ke depan di perairan Sabang dan sekitarnya.

“Kita mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrim di perairan Sabang dan sekitarnya hingga tiga hari ke depan,” Kepala Stasiun Meteorologi Cot Ba U Maimun Saleh Sabang, Siswanto.

Pihaknya memprakirakan, kecepatamn angin diperairan Sabang dan sekitarnya hingga tiga hari kedepan berkisar dari, 27,78 sampai dengan 47,78 km/jam dan tinggi gelombang laut 0,5 sampai 3 meter.

“Ya, kami menghimbau nelayan, pengguna transportasi laut serta pengelola wisata air untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi cuaca yang kurang bersahabat tersebut,” kata Siswanto. Antara