306 Calon Mahasiswa Timur Tengah Ikut Tes Di UIN AR-Raniry

Sebanyak 306 calon mahasiswa program strata satu (S1) tahun akademik 2019/2020 asal Aceh yang akan melanjutkan kuliah pada beberapa perguruan tinggi di Timur Tengan, mengikuti tes yang dilaksanakan di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh. Minggu (16/6/2019).

Koordinator Wilayah Aceh, Dr. Syahminan, M.Ag disela-sela pelaksana tes mengatakan, jumlah peserta yang mendaftar menjadi calon mahasiswa Timur Tengah berjumlah 316 orang, yang dinyatakan lulus administrasi sebanyak 306 peserta dan mereka mengikuti ujian (tes toalf), untuk wilayah Aceh dipusatkan di kampus UIN Ar-Raniry.

Program tersebut kata Syahminan, merupakan proses seleksi calon mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, yakni Mesir, Sudan dan Maroko. Seleksi tersebut terbagi pada dua yaitu program S1 jenis beasiswa dan non beasiswa.

“Tes toalf dilaksanakan di kampus UIN Ar-Raniry secara online, peserta harus mampu meraih nilai 70 persen, hasil seleksi tahap pertama tersebut akan diumumkan pada 22 Juni 2019 mendatang melalui laman resmi www.diktis.kemenag.go.id,” kata dia.

Syaminan menambahkan, bagi yang dinyatakan lulus akan dipanggil ke Kemenag Pusat untuk mengikuti tes tahap kedua yang akan dilaksanakan pada 29/30 Juni 2019, materi tes antara lain tes percakapan bahasa arab, tes baca dan hafalan Al-Quran minimal 2 juz.

Dikatakan, ada perbedaan proses seleksi antara tahun ini dengan beberapa tahun sebelumnya, yakni pada tahun ini, peserta akan diwawancara setelah dinyatakan lulus seleksi tahap pertama, sementara tahun sebelumnya dilakukan tes secara bersamaan.

Syahminan menerangkan, seleksi calon mahasiswa timur tengah telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu, untuk wilayah sumatera dilaksakan tes di UIN Medan, namun sejak tahun 2016 hingga sekarang bagi putera-puteri Aceh yang mendaftar kuliah ke Timur Tengah dapat mengikuti tes di kampus UIN Ar-Raniry.

“Di seluruh Indoensia, pelaksanaan ujian dilakukan pada 15 lokasi tes, yakni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Maulanan Malik Ibrahim Malang, UIN Jambi, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Pekan Baru Riau, UIN Sumatera Utara Medan, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Banten, UIN Padang, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Walisongo Semarang dan UIN Makasar,” kata Syech.