Steffy Diduga Tahu Aliran Duit Suap Irwandi

Fenny Steffy Burase keluar dari gedung KPK didampingi pengacara setelah diperiksa selama 12 jam, Rabu (18/7). (Ari Saputra/detikcom)

Fenny Steffy Burase, bolak-balik dipanggil KPK terkait kasus suap Gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf. Terakhir, Steffy diperiksa KPK hingga 11 jam.

Dirangkum detikcom, Kamis (2/8/2018), Staf ahli kegiatan Aceh Marathon 2018 itu mengaku pemeriksaan KPK hanya pengulangan dari pemeriksaan sebelumnya.

Steffy datang ke KPK pukul 10.30 WIB dan menyelesaikan pemeriksaan pukul 21.06 WIB. Namun Steffy menyebut kemungkinan penyelenggaraan Aceh Marathon 2018 itu ditunda.

“Kemungkinan (Aceh Marathon ditunda),” ucap Steffy usai diperiksa KPK.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, mengatakan, pemeriksaan Steffy berkaitan dengan aliran uang terkait kasus suap yang menjerat Gubernur Irwandi Yusuf. Menurut KPK, Steffy diduga tahu aliran duit suap Irwandi.

“Sampai malam ini pemeriksaan masih berjalan. Ada sejumlah aliran dana yang kami duga diketahui oleh saksi yang masih perlu diklarifikasi secara lebih rinci,” kata Febri.

KPK menduga bagian 8 persen diperuntukkan bagi sejumlah pejabat di provinsi, sedangkan 2 persen di tingkat kabupaten. Sebagian dari duit suap Rp 500 juta itu diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.

Dalam perkara ini, Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi ditetapkan sebagai tersangka. Ahmadi diduga memberikan suap Rp 500 juta dari commitment fee Rp 1,5 miliar atau 10 persen ke Irwandi demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi DOKA. Detik