KNPI Kota Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

KNPI Kota Banda Aceh gelar sunatan massal

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banda Aceh menyelenggarakan bakti sosial dan sunatan 100 anak yatim piatu dan dhuafa di kota Banda Aceh, Sabtu (02/06/2018), di gampong Jeulingke Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Assisten I Setda Kota Banda Aceh Bakhtiar, turut hadir Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah dan Kepala Dinas Kesehatan Warqah Helmi.

Ketua KNPI Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah Mukhlis menyebutkan, target dari kegiatan tersebut 100 anak pemulung, yatim piatu dan dhuafa di kota Banda Aceh.

Kegiatan yang digelar pada setiap bulan Ramadhan ini kata Afdhal, merupakan bentuk komitmen KNPI untuk membantu meringankan orang-orang yang berpenghasilan rendah.

“Karena kalau mereka pergi sendiri ke rumah sakit, setidaknya harus mengeluarkan 500 ribu. Kan sangat disayangkan jika orang kurang mampu mengeluarkan dananya untuk itu, seharusnya bisa mereka manfaatkan untuk lain. Hari ini Alhamdulillah jumlah yang datang melebihi target,” ujar Afdhal.

Afdhal menambahkan kegiatan tersebut turut melibatkan pengurus masjid Al Wustha Jeulingke, PPNI, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh serta Dompet Dhuafa.

DPRK Minta Pemko Tambah Dana untuk KNPI

Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah menyampaikan apresiasi kepada KNPI Kota Banda Aceh yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan tepat sasaran.

“Ini menjadi bahagian tersediri dari bakti sosial mereka yang bertujuan ingin meringankan beban dari masyarakat, jadi kita dari DPRK Banda Aceh mendukung kegiatan-kegiatan kepemudaan di Banda Aceh,” Tambah Arif.

Arif berharap agar kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat untuk terus dilanjutkan dan dirutinkan, sehingga keberadaan pemuda di kota Banda Aceh dirasakan oleh masyarakat.

“Maka saya mendorong kepada Pemko Banda Aceh untuk bisa menambah dana pembinaan bagi KNPI kota Banda Aceh ini, sehingga makin banyak kegiatan yang bisa mereka buat kedepannya,” pungkas Arif Fadillah.