Jual Elpiji Melon Rp 35 Ribu/Tabung, Agen Elpiji Ditangkap

Ilustrasi

Polresta Banda Aceh menangkap dua agen elpiji 3 kg di dua lokasi terpisah. Pelaku menjual elpiji subsidi dengan harga mencapai Rp 35 ribu per tabung.

Penangkapan berawal dari informasi yang diperoleh polisi terkait penjualan elpiji di wilayah Neuhen, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan. Pelaku SM menjual gas dengan harga Rp 33-35 ribu per tabung.

“Harga HET yang ditetapkan pemerintah padahal Rp 18 ribu,” kata Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto dalam konferensi pers di Mapolresta, Selasa (20/3/2018).

SM diciduk pada Senin (19/3) kemarin di tempat dia berjualan. Sekadar informasi, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, masuk ke wilayah hukum Polresta Banda Aceh. Setelah ditangkap, SM mengaku membeli elpiji tersebut dari RH, pemilik pangkalan di Sibreh, Aceh Besar. SM sendiri tidak mengantongi izin untuk menjual elpiji.

RH menjual elpiji ke SM dengan harga Rp 29 ribu/tabung. Tak lama berselang, polisi bergerak dan berhasil menangkap RH pada hari yang sama. Saat diperiksa, RH juga tidak memiliki surat izin resmi dari PT Pertamina terkait usaha penjualan elpiji di wilayah tersebut.

“Jadi kedua pelaku ini tidak mengantongi izin dari Pertamina. Dari tangan pelaku, kita berhasil menyita 312 tabung elpiji kosong dan satu tabung elpiji masih terisi gas,” jelas Trisno. Detik