Difteri di Aceh, 4 Orang Meninggal Dunia Sepanjang 2017

Penyakit difteri di Provinsi Aceh ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Sepanjang 2017, tercatat ada 93 pasien suspect difteri dan 4 di antaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Aceh, dr Abdul Fatah, mengatakan jumlah penderita difteri di Aceh pada 2017 meningkat tajam dibanding 2016, yang hanya 11 kasus. Data pada 2017 itu tercatat dari Januari hingga 11 Desember.

“Aceh sudah KLB difteri. Dalam konteks difteri, ada satu saja terduga difteri sudah dikategorikan KLB,” kata dr Fatah kepada wartawan, Senin (11/12/2017).

Dari 93 kasus pada 2017, 4 di antaranya meninggal dunia, yaitu pasien dari Aceh Timur, Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara. Saat ini empat pasien masih dirawat di ruang Respiratory High Care Unit (RHCU) RSUZA.

Berdasarkan data yang dirilis Dinkes Aceh, ada 12 kabupaten/kota yang warganya terinfeksi bakteri difteri di Aceh. Di antaranya di Aceh Timur 18 orang, Pidie Jaya 14 orang, Banda Aceh 13 orang, Bireuen 11 orang, Aceh Utara 11 orang, Pidie 6 orang, Aceh Besar 6 orang, Aceh Barat 4 orang, Lhokseumawe 2 orang, Sabang 2 orang, serta Aceh Selatan dan Aceh Tamiang.

Menurut Fatah, penyakit difteri menular sangat cepat melalui udara, seperti batuk, kena percikan air liur, dan terkena sentuhan penderita penyakit difteri. Penyakit ini menyerang selaput lendir pada hidung, tenggorokan, disertai demam dan sesak napas.

“Awal dari terkena penyakit difteri ini akibat belum meratanya proses imunisasi di seluruh pelosok Aceh. Kemudian ada sebagian orang tua yang tidak mau anaknya diimunisasi,” jelas Fatah.

Kasus kematian akibat difteri menjadi momok bagi sejumlah daerah. Setidaknya ada 11 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa (KLB) akibat difteri.

“Pada kurun waktu Oktober-November 2017, ada 11 provinsi yang melaporkan terjadinya KLB difteri di wilayah kabupaten/kota-nya,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi.

Sebelas provinsi itu adalah Sumatera Barat, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Detik