Perbaikan Pipa PDAM Butuh Waktu 10 Hari Lagi

ANTARA

Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Rabu 915/03) pagi, meninjau pengerjaan perbaikan pipa PDAM Tirta Daroy yang bocor akibat pengerjaan proyek Fly Over Simpang Surabaya.

Turut hadir Direktur PDAM Tirta Daroy T Novizal Aiyub dan Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Aceh Ahmad Faizal.

Pada kesempatan itu Illiza mengungkapkan sejumlah kendala dalam proses perbaikan pipa PDAM berdiameter 500 mm dan panjang 200 meter tersebut, terutama terkait penyediaan material yang harus dipesan dari luar daerah. Selain itu kata Illiza, Untuk penyambungan pipanya sendiri dibutuhkan konektor khusus yang mesti didatangkan dari Klaten-Jawa Tengah.

“Opsi lain, jika memungkinkan pipanya akan coba kita las tanpa menggunakan konektor. Kendala lainnya setelah material sampai, terdapat dua segmen beton yang harus diangkat oleh pihak rekanan agar proses pemasangan pipa dapat segera dilakukan,” ujarnya

Selanjutnya, menurut Walikota adanya penumpukan beton bangunan fly over dilokasi, dan kedua segmen beton yang berada di sisi jalan flyover tersebut rencananya akan diangkat dan dipindahkan secepatnya.

“Untuk penggalian butuh waktu dua hari, dan paling cepat tujuh hari maksimal 10 hari lagi perbaikannya hingga proses instalasi rampung. Kita upayakan secepatnya agar pendistribusian air ke rumah warga yang terkena dampak kembali normal,” jelas Illiza.

Selain itu ia menyebutkan, akibat kebocoran pipa sejak bulan lalu itu PDAM Tirta Daroy kehilangan air sekira 3.000 kubik per hari. Itu pun menurutnya, tekanan airnya sudah dikurangi. “Jika tidak maka akan berdampak buruk pada kontruksi flyover ini. Dampak lain yang tidak bisa kita hindari yakni suplai air tidak bisa maksimal ke rumah-rumah warga, terutama di kawasan Syiah Kuala dan Kuta Alam,” ungkap Illiza.