Timses Diminta Tidak Saling Fitnah Saat Kampanye

Penandatanganan Pilkada Damai/IQBAL

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menggelar Deklarasi Pilkada Kota Banda Aceh Berintegritas dan Damai, Sabtu (5/11/2016) di Taman Bustanussalatin (Taman Sari).

Acara ini diikuti oleh kedua pasangan calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Banda Aceh 2017-2022. Keduanya yakni pasangan nomor urut satu Illiza Sa’aduddin Djamal-Farid Nyak Umar dan nomor urut dua Aminullah Usman-Zainal Arifin.

Mengusung tema “Meneguhkan Komitmen Bersama Mewujudkan Pilkada yang Demokratis dan Bermartabat”, acara ini turut dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda Banda Aceh serta ribuan pendukung kedua pasangan calon.

Dalam sambutannya, Ketua KIP Banda Aceh Munawarsyah mendorong seluruh stakeholder untuk berikhtiar mengajak semua warga kota untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Banda Aceh 15 Februari 2017 mendatang. “Tingkat partisipasi masyarakat yang memilih kita targetkan minimal 65 persen,” katanya.

Ia pun mengajak kedua pasangan calon beserta tim sukses dan simpatisannya untuk mengedepankan ide-ide atau gagasan dalam berkampanye dan menghindari hal-hal yang berbau fitnah seperti black campaign.

“Mari kita jaga bersama proses Pilkada guna menghasilkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat,” ajaknya seraya menyebutkan 152 ribu lebih warga kota akan menggunakan hak pilihnya di 415 TPS yang tersebar di Banda Aceh.

Kepada segenap unsur penyelenggara Pilkada, ia meminta agar tetap menjaga netralitas, independensi, dan integritas sesuai dengan harapan warga. “Penyelenggara yang terbukti berpihak akan ditindak tegas. Mari tunjukkan komitmen kita mewujudkan Pilkada Banda Aceh yang bermartabat dan berintegritas.”

“Siapapun yang akan terpilih nanti merupakan pemimpin kita. Kedaulatan ada di tangan rakyat. Legitimasi akan diraih jika pasangan calon mampu merebut hati rakyat. Rakyat yang akan menentukan pemimpinnya untuk lima tahun mendatang,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan Pilkada Kota Banda Aceh sudah memasuki tahapan kampanye. Pantauan media sosial, black campaign (Kampanye Hitam) kerap dilakukan para tim sukses dari calon.