DPRK : Hadirkan Pilkada Bermartabat Tanpa Huru Hara

Zulfikar

Seluruh kandidat bakal calon walikota/wakil walikota Banda Aceh, Tim sukses dan partai politik diharapkan untuk mengedepankan persatuan umat dalam menghadapi Pilkada Kota Banda Aceh 2017 mendatang.

Hal demikian disampaikan sekretaris komisi A DPRK Banda Aceh Zulfikar Abdullah saat menyampaikan usul saran dan pendapat komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh terhadap Rancangan qanun perubahan ABPK Kota Banda Aceh Tahun Anggaran 2016, di DPRK setempt, Rabu (12/10).

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadilah itu turut dihadiri Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Zulfikar berharap jangan sampai demi untuk kepentingan yang sangat sempit, para pihak menghalalkan berbagai cara termasuk memecah belah persatuan ummat. “Mari hadirkan pilkada bermartabat tanpa huru hara,”lanjutnya.

Ia mengingatkan, Pemilih di Kota Banda Aceh adalah pemilih rasional yang lebih mengedepankan kemampuan komunikasi setiap kandidat dan partai politik pengusung. Oleh sebab itu menurutnya, setiap kandidat dan partai politik selayaknya mengedepankan kampanye dalam bentuk penyampaian visi, misi dan program unggulan masing-masing untuk Banda Aceh lima tahun kedepan.

Pada kesempatan itu Zulfikar mendorong seluruh kandidat dan partai politik pendukung serta seluruh elemen pemenangan kandidat agar menjadikan Pilkada tahun 2017 sebagai ajang untuk mendapatkan pemimpin yang benar-benar dapat membangun Kota Banda Aceh dengan mengedepankan kearifan lokal, yaitu Syariat Islam dipadu dengan pembangunan manusia dan infrastruktur kota.

Sementara itu kepada warga kota Banda Aceh ia mengajak untuk menyambut pesta demokrasi lima tahunan itu dengan sebaik-baiknya, dengan tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah dan menghindari perbuatan saling hasad, hasud, mengadu domba dan mejelek-jelekkan pasangan kandidat tertentu.

“Kita semua adalah saudara, Pilkada adalah ajang untuk memillih pemimpin yang berkualitas dalam rangka mengurusi seluruh kepentingan ummat, warga kota dan kita semua,”lanjut Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.