Peraih Medali Emas PON Terima Bonus Rp. 250 Juta dan Sepeda Motor

Pemerintah Aceh menyerahkan bonus kepada peraih Medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XIX di Jawa Barat September 2016 lalu.

Peraih medali emas mendapatkan bonus berupa uang tunai sebesar Rp. 250 juta, medali perak Rp. 60 Juta dan medali perunggu mendapatkan bonus Rp. 30 juta.

Bagi peraih medali emas juga mendapatkan satu unit sepeda motor serta gratis biaya pendidikan. Bonus juga diberikan kepada para pelatih, pelatih peraih medali emas mendapatkan Rp. 200 juta, pelatih yang meraih perunggu mendapatkan Rp. 40 juta dan pelatih peraih medali perunggu mendapatkan Rp. 30 juta.

Penyerahan bonus berlangsung di gedung Oahraga (GOR) KONI Aceh, Kamis (06/10), diserahkan langsung oleh wakil gubernur Aceh Muzakir Manaf yang juga ketua KONI Aceh.

Muzakir Manaf menyebutkan prestasi Aceh pada PON ke XIX merupakan yang terbaik dalam 27 tahun terakhir, dimana Aceh berhasil berada pada posisi 17 klasmen akhir dengan perolehan delapan emas, tujuh perak dan sembilan perunggu.

“Dari PON sebelumnya kita berada di peringkat 25 dari 34 provinsi, ini adalah kegigihan atlit dan kerja keras dan keseriusan semua pihak. Sekali lagi saya ucapkan terima asih kepada atlit-atlit kita, anda telah mengukir bagi sejarah Aceh,”ujar Muzakir.

Muzakir berharap prestasi olahraga Aceh tersebut bisa dipertahankan dimasa mendatang, termasuk mempersiapkan diri untuk PON ke XX di Papua. Muzakir punya target Aceh bisa masuk lima besar pada PON di Papua nanti.

Pada kesempatan itu Muzakir berjanji akan meningkatkan sarana dan prasarana olahraga di provinsi Aceh sebagaimana yang telah dilihatnya di negara-negara luar.

“2017 nanti jika Allah menakdirkan kita menjadi orang nomor satu di Aceh, maka InsyaAllah sarana dan prasarana ini akan kita tingkatkan. Saya akan membuat di Aceh sebagaimana yang sudah saya lihat di Kuala Lumpur. Ini cita-cita saya dan anda harus menyokong saya nanti, ini janji saya dan ini cita-cita saya,”lanjut Muzakir.