Tim Provinsi Nilai Karya Kerajinan Gampong lambaro Skep

Tim penilai dari Provinsi Aceh mengunjungi Gampong Lambaro Skep yang terpilih mewakili Kota Banda Aceh untuk ajang Lomba Gampong Kerajinan tingkat Provinsi untuk menilai hasil  karya kreatif masyarakat Gampong tersebut, Selasa (6/9/2016) di lapangan sepak bola Lambaro Skep. Tim ini disambut langsung oleh Keuchik serta perangkat Gampong, Muspika Kuta Alam.

Asisten Pemerintahan Setdakota Banda Aceh, Bachtiar menyampaikan apresiasi kepada tim penilai dari Provinsi. Ia mengatakan dengan adanya perlombaan ini dapat memotivasi warga Gampong Lambaro Skep dan Gampong-gampong lainnya yang ada di kota Banda Aceh untuk terus melakukan inovasi dan terus menghasilkan karya-karya kerajinan.

“Alhamdulillah Lambaro Skep terpilih untuk mewakili Banda Aceh, Karena gampong ini memiliki keunggulan spesifik dibanding Gampong-gampong yang lain. Hampir 80 persen warganya punya keahlian di bidang kerajinan bordir, selebihnya di bidang makanan dan berbagai jenis kerajinan UKM lainnya,” ungkap Bachtiar.

Bachtiar mengharapkan dengan berkembangnya berbagai kegiatan kerajinan seperti ini,maka  perekonomian Gampong-gampong akan semakin membaik yang merupakan salah satu cita-cita untuk mewujudkan model kota madani.

“Kami berharap dalam perlombaan ini Lambaro Skep dapat memperoleh nila tertinggi hingga dapat kembali mewakili Aceh di tingkat Nasional. Ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi gampong ini dan Gampong-gampong lainnya untuk mewujudkan usaha kerajinan menjadi mata pencaharian pada umumnya,” ujarnya.

Apapun bentuk dan jenis perlombaan, lanjut Bachtiar, harus punya manfaat bagi masyarakat. Ia mengajak masyarakat  untuk mewujudkan gampong yang berprestasi dalam rangka membangun kota Banda Aceh  sebagai kota bertamaddun, maju, modern, dan cerdas dalam rangka mewujudkan Banda Aceh sebagai model kota madani.

Ketua rombongan tim penilai, Ir Amir Syarifuddin, mengatakan para pelaku usaha kerajinan gampong juga harus pandai melihat peluang di pasar. Ia mencontohkan dengan menjamurnya usaha travel saat ini, warga harus menjalin kerja sama dengan pihak travel.

“Sekarang usaha travel sudah banyak di Banda Aceh, bagaimana warga harus bisa bekerjasama dengan pihak travel untuk bisa memasarkan karya-karya kerajinan warga, juga bisa dipasarkan di toko souvenir,” ungkap Amir.

Keuchik Gampong Lambaro Skep, Nurdiansyah Yusuf merasa bahagia dengan terpilihnya gampong ini mewakili kota Banda Aceh. Ia berharap Lambaro Skep mendapat nilai tertinggi hingga bisa berkompetisi di tingkat nasional.

Meski dulu sudah pernah dapat juara dua, butuh perjuangan lagi untuk mempertahankan bahkan menjadi juara pertama. Saya yakin dengan usaha giat, Insya Allah ke depaan akan lebih baik lagi,” harap Nurdiansyah.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads