80 Persen Warga Darul Imarah Ingin Bergabung dengan Banda Aceh

Perwakilan Keuchik dari Kecamatan Darul Imarah menyerahkan berkas yang diterima oleh walikota dan ketua DPRK

Sebanyak 32 Keuchik se Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (01/09) pagi kembali mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh.

Kedatangan mereka kali ini untuk menyerahkan berkas-berkas yang butuhkan, sehingga kecamatan Darul Imarah bisa segera bergabung dengan kota Banda Aceh.

Para Keuchik dan tokoh masyarakat Darul Imarah disambut Walikota Banda Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh serta sejumlah anggota DPRK lainnya yang secara kebetulan sedang berlangsung sidang paripurna.

Ketua Asosiasi Keuchik Darul Imarah Muhammad Nur Usman mengakui keinginan pihaknya bergabung dengan kota Banda Aceh telah mendapatkan dukungan lebih dari 80 persen warga di 32 desa dalam kecamatan Darul Imarah, selain itu berkas yang pihaknya sampaikan ke DPRK juga telah mendapatkan persetujuan dari ketua-ketua Tuha Peut masing-masing gampong.

Ia menyebutkan sejumlah alasan ingin bergabung dengan Banda Aceh seperti banyaknya warga daerah setempat yang bekerja di Banda Aceh, kemudian pihaknya menilai Banda Aceh mampu untuk melakukan pemerataan pembangunan.

“Tujuan kami hanya untuk kesejahtraan masyarakat. Tidak ada sedikit pun masalah dengan Pemerintah Aceh Besar.  Ini bukan untuk pribadi, tapi ini adalah aspirasi masyarakat, maka kami mohon agar orang tua kami di Aceh Besar menginjinkan kami bergabung dengan Banda Aceh,”ujarnya.

Muhammad mengaku tidak ada persoalan dengan pemerintah kabupaten Aceh Besar, keinginan tersebut murni karena aspirasi dari masayarakat Darul Imarah.
Menanggapi permintaan itu, Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal berharap adanya keihklasan dari eksekutif dan legislatif  di Kabupaten Aceh Besar dengan keinginan warga Darul Imarah.

Pemko Banda Aceh, diakui Illiza cukup siap menerima bergabungnya Darul Imarah ke Banda Aceh, mengingat Banda Aceh juga sudah sangat sempit dan membutuhkan perluasan wilayah.

“Kita bersama DPRK berusaha nanti akan berjumpa dengan Gubernur dan mencoba untuk melakukan pertemuan dengan bupati Aceh Besar untuk memberitaukan tentang ini, mudah-mudahan ini mendapatkan perhatian serius,”lanjutnya.

Ditempat yang sama Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah berjanji akan menindaklanjuti dokumen yang diserahkan asosiasi keuchik se kecamatan Darul Imarah, dan akan diteruskan kepada Gubernur Aceh. “Kami dari DPRK Banda Aceh dengan senang hati menerima saudara kami dari kecamatan darul Imarah,”lanjutnya.