Walikota : Adat Istiadat Mulai Banyak Dilupakan

Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal

Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa`aduddin Djamal, menyerahkan secara simbolik perlengkapan adat dan Peusijuk kepada perangkatGampong Surien Kecamatan Meuraxa, di Balai Mesjid Babun Najah Gampong Setempat.

Kegiatan ini merupakan program Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh yang membagikan perlengkapan adat dan peusijuk ke setiap gampong yang ada di Kota Madya ini.

Walikota berharap masyarakat masyarakat kota Banda Aceh semakin mencintai budaya dan adat-istiadat yang sudah mulai banyak dilupakan. “Sekarang ini banyak terjadi pergeseran budaya dan perilaku di masyarakat kita akibat pengaruh buruk perkembangan teknologi. Apalagi canggihnya HP yang membuat kita menjadi lalai hingga banyak mengabaikan perintah-perintah agama dan adat istiadat,” ujar Illiza.

Melalui acara ini, lanjut Illiza, akan mengingatkan kembali kepada masyarakat tentang budaya Aceh yang sangat kental dengan nilai-nilai islami. Namun ia mengingatkan masyarakat agar bisa memilih dan memilah  budaya untuk dipraktrekkan yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

Illiza juga mengingatkan jangan sampai masyarakat meyakini peusijuk itu bisa menyelamatkan kehidupan, tapi melalui praktek peusijuk kita berdoa kepada Allah dan meyakini semua kepada-Nya.

“Kalau ingin melihat kota modern, masih banyak di tempat-tempat lain. Tapi dengan adat dan istiadat itu akan menjadi identitas kita yang menarik perhatian orang luar untuk berkunjung ke sini,” ujarnya.