TPA Gampong Jawa Penuh, Pemko Diminta Manfaatkan TPA Regional

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui instansi terkait diminta untuk segera memanfaatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Blang Bintang Aceh Besar.

Hal itu menyusul keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) gampong Jawa sudah dirasa tidak maksimal lagi untuk difungsikan, selain sudah penuh,  TPA tersebut juga berada didalam kota  dan berdekatan dengan lokasi wisata.

Hal demikian disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, ST, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh terhadap rancangan qanun tentang  pertanggungjawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2015, di DPRK setempat, Kamis (04/08).

Farid Nyak Umar meminta Pemko Banda Aceh melalui DK3 melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi Aceh dan pemerintah kabupaten Aceh Besar agar kita bisa segera memanfaatkan TPA regional yang ada di Blang Bintang.

“ Kami berharap agar segala persoalan yang menghambat Pemko Banda Aceh untuk mulai memanfaatkan TPA regional tersebut bisa secepatnya diselesaikan,”ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya juga  khawatir, jika berlarut-larut, TPA gampong Jawa akan semakin penuh, karena  sebagian wilayah di Aceh Besar juga membuang sampahnya ke TPA tersebut.

Pada kesempatan itu Fraksi PKS DPRK Banda Aceh juga menyoroti terkait dengan semakin langkanya tanah kuburan di Kota Banda Aceh.

Farid meminta Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menjalin komunikasi dengan Pemerintah kabupaten Aceh Besar, agar ada sebuah komitmen bersama, dimana jika ada gampong-gampong di Banda Aceh yang membeli lahan di Aceh Besar untuk keperluan tanah kuburan tetap diberikan.

“Tentunya lahan yang akan dibeli tidak berada didalam kawasan rumah penduduk. Komitmen bersama ini sangat penting guna menghindari timbulnya persoalan dikemudian hari, ”lanjut ketua Komisi D DPRK itu.

Farid juga meminta perhatian Pemko Banda Aceh agar melakukan revitalisasi terhadap lahan-lahan pemakaman yang ada di kota Banda Aceh, sehingga tidak terkesan kumuh.