Ketahanan Ekonomi Keluarga Harus Jadi Perhatian Serius

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Aceh Dahlia, menyebutkan, sudah saatnya ketahanan ekonomi menjadi hal yang harus diperhatikan secara serius, sebab, jika kekokohan ekonomi sebuah keluarga bisa terjaga dengan baik maka akan ada pengaruh positif dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.  

“Tingkat KDRT akan menurun, begitu juga angka perceraian, kekerasan terhadap anak yang kebanyakan pemicunya adalah permasalahan ekonomi,”demikian dikatakan Dahlia Saat membuka Rakorwil Persaudaraan Muslimah (Salimah), di Banda Aceh, Sabtu (30/07).

Dahlia menyampaikan apresiasi terhadap Salimah sebagai salah satu lembaga yang bekerja optimal di tengah — tengah masyarakat dan  berupaya menjadi problem solver atas berbagai permasalahan yang ada khususnya terkait dengan ketahanan keluarga.

Sementara itu Ketua Salimah Aceh, Syarifah Alawiyah mengatakan, Salimah akan meluncurkan program — program upaya pengokohan ekonomi keluarga yang harapannya mampu menjadi solusi konkrit atas diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Keluarga yang kokoh secara ekonomi, tidak hanya sejahtera secara materil, akan tetapi juga akan sejahtera secara moril sehingga nantinya sebuah keluarga yang ekonominya kokoh akan mampu mendidik dan melahirkan generasi — generasi yang cerdas, bermartabat dan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan keluarga tapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa,”lanjutnya.

Lebih lanjut menyebutkan, Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang diselenggarakan di Hotel Lading Banda Aceh yang mengusung tema “Membangun Peluang Usaha Dalam Mengokohkan Ekonomi Keluarga “yang dimulai sejak tanggal 30-31 juli 2016.

Acara tersebut diikuti oleh hampir seluruh perwakilan Pengurus Daerah  Salimah se- Provinsi Aceh yang berjumlah kurang lebih 70 orang. 

Para peserta , menurutnya juga akan mengikuti beberapa agenda kegiatan penting terkait optimalisasi program kerja dan mengokohkan kembali posisi Salimah sebagai lembaga yang konsen terhadapisu — isu peningkatan kapasitas dan pengokohan fungsi perempuan, keluarga, dan anak.
“Kegiatan tersebut antaralain sosialisasi hasil Rakornas, pelatihan eunterpreneur, bazar, training kehumasan serta sosialisasi pangan sehat keluarga kerjasama dengan BPPOM Aceh,”pungkasnya.